Perluasan Ganjil Genap Turunkan Polusi Udara Jakarta | Liputan 24 Jakarta
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Perluasan Ganjil Genap Turunkan Polusi Udara Jakarta

Posted by On 10:27 PM

Perluasan Ganjil Genap Turunkan Polusi Udara Jakarta

Petugas Dinas Perhubungan berjaga di area ganjil genap di Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Senin (2/7/2018?Ardito Ramadhan Petugas Dinas Perhubungan berjaga di area ganjil genap di Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Senin (2/7/2018?

JAKARTA, KOMPAS.com - Uji coba perluasan pembatasan kendaraan bermotor berdasarkan pelat nomor ganjil dan genap berhasil menurunkan polusi udara di Jakarta.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji mengatakan, perluasan sistem ganjil genap efektif memperbaiki kualitas udara Ibu Kota dalam rangka menyambut Asian Games 2018.

Berdasarkan pantauan dari Stasiun Pemantau Kualitas Udara (SPKU) Dinas Lingkungan Hidup, kata Isnawa, telah terjadi penurunan konsentrasi gas CO, NO, dan HC selama uji coba perluasan sistem ganjil genap.

"Polutan jenis ini bersumber dari kendaraan bermotor," ujar Isnawa melalui keterangan tertulis, Selasa (10/7/2018) malam.

Baca juga: Hampir Semua Pohon di Eropa Malnutrisi karena Polusi Udara

Isnawa menjelaskan, hasil pantauan kualitas udara di Stasiun DKI 1 Bundaran Hotel Indonesia menunjukkan konsentrasi CO menurun 1,7 persen, konsentrasi NO turun 14,7 persen, dan konsentrasi HC turun 1,37 persen.

Kemudian, hasil pantauan di Stasiun DKI 2 Kelapa Gading menunjukkan adanya penurunan konsentrasi CO sebesar 1,15 persen, kosentrasi NO turun 7,03 persen, dan NO2 turun sebesar 2,01 persen.

Sementara itu, konsentrasi CO terpantau menurun 1,12 persen dan NO sebesar 7,46 persen di Stasiun DKI 4 Lubang Buaya.

"Secara umum, sebenarnya semua parameter kualitas udara Jak arta masih di bawah baku mutu. Terlebih lagi dengan penerapan ganjil genap ini, polutan-polutan yang bersumber dari kendaraan bermotor semakin berkurang," kata Isnawa.

Baca juga: Ini Evaluasi Perluasan Ganjil-Genap Setelah Sepekan Diuji Coba

Meskipun demikian, Isnawa menyebut parameter kualitas udara PM-10, yaitu partikel udara atau debu yang berukuran lebih kecil dari 10 mikron, masih sedikit tinggi. Polusi ini bersumber dari proyek pembangunan MRT, LRT, dan penataan trotoar di Jalan Sudirman-Thamrin.

"Proyek-proyek ini dipastikan selesai atau dihentikan sementara saat Asian Games, sehingga dapat dipastikan tidak akan menjadi masalah," ucapnya.

Isnawa mengimbau masyarakat untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan beralih menggunakan transportasi umum. Dengan demikian, kepadatan kendaraan akan berkurang dan kualitas udara di Jakarta akan membaik.

Terciptanya udara yang bersih merupakan salah satu parameter keberhasilan penyelenggaraan Asian Games mendatang.

Adapun perluasan ganjil mulai diuji coba sejak 2 Juli. Kawasan perluasan ganjil genap ini meliputi:

1. Jalan S Parman-Gatot Subroto-MT Haryono-DI Panjaitan-Ahmad Yani-hingga Simpang Coca Cola atau Perintis Kemerdekaan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

2. Jalan Arteri Pondok Indah atau di ruas jalan Simpang Kartini sampai Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

3. Sepanjang Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.

4. Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat.


Berita Terkait

Ini Evaluasi Perluasan Ganjil-Genap Setelah Sepekan Diuji Coba

Rute Sistem Ganjil Genap di Pondok Indah Diperpendek

Dishub DKI: Lalu Lintas di Ruas Ganjil Genap Lebih Lancar 16 Persen

Belum Ada Penindakan, Banyak Pengemudi Langgar Ganjil-Genap di Jalan DI Panjaitan

Sepekan Uji Coba Ganjil-Genap, Masih Ditemukan Kendaraan Melanggar

Terkini Lainnya

Tunjangan Personil Polri Naik, Kapolri Ucapkan Terima Kasih ke Jokowi

Tunjangan Personil Polri Naik, Kapolri Ucapkan Terima Kasih ke Jokowi

Nasional 11/07/2018, 12:23 WIB Cuci Tangan di Sungai, Udik Diserang Buaya Sepanjang 2 Meter

Cuci Tangan di Sungai, Udik Diserang Buaya Sepanjang 2 Meter

Regional 11/07/2018, 12:21 WIB Kejaksaan Tangkap Buron Korupsi Thamrin Tanjung di Mal

Kejaksaan Tangkap Buron Korupsi Thamrin Tanjung di Mal

Megapolitan 11/07/2018, 12:19 WIB Tak Lagi Jadi Dirut Jakpro, Satya Heragandhi Diminta Tetap Kawal Proyek LRT

Tak Lagi Jadi Dirut Jakpro, Satya Heragandhi Diminta Tetap Kawal Proyek LRT

Megapolitan 11/07/2018, 12:10 WIB Ada Masalah SKTM Palsu, Pengumuman Seleksi PPDB SMA Terganggu

Ada Masalah SKTM Palsu, Pengumuman Seleksi PPDB SMA Terganggu

Regional 11/07/ 2018, 12:08 WIB Menurut Kalla, Suryadharma Bisa Leluasa Gunakan Dana Operasional Menteri

Menurut Kalla, Suryadharma Bisa Leluasa Gunakan Dana Operasional Menteri

Nasional 11/07/2018, 12:07 WIB Duterte Minta Maaf kepada Tuhan

Duterte Minta Maaf kepada Tuhan

Internasional 11/07/2018, 12:02 WIB Prasetio Minta Bus yang Ngetem di Depan Stasiun Sudirman Ditertibkan

Prasetio Minta Bus yang Ngetem di Depan Stasiun Sudirman Ditertibkan

Megapolitan 11/07/2018, 11:57 WIB Mendusta dengan SKTM Palsu demi Sekolah Anak (3)

Mendusta dengan SKTM Palsu demi Sekolah Anak (3)

Regional 11/07/2018, 11:56 WIB PKS Ancam Pecah Kongsi, Ini Komentar Gerindra

PKS Ancam Pecah Kongsi, Ini Komentar Gerindra

Nasional 11/07/2018, 11:55 WIB Menunggu Kelanjutan Proses Hukum RJ, Remaja yang Hina Jokowi

Menunggu Kelanjutan Proses Hukum RJ, Remaja yang Hina Jokowi

Megapolitan 11/07/2018, 11:41 WIB Ketua DPRD DKI Minta Pelajar yang Dikerahka   n untuk Asian Games Diperbanyak

Ketua DPRD DKI Minta Pelajar yang Dikerahkan untuk Asian Games Diperbanyak

Megapolitan 11/07/2018, 11:35 WIB Kapolri: Kepercayaan Publik terhadap Polri Tertinggi Sejak Reformasi

Kapolri: Kepercayaan Publik terhadap Polri Tertinggi Sejak Reformasi

Nasional 11/07/2018, 11:28 WIB Petugas Amankan Sabu dari India Senilai Rp 400 Juta

Petugas Amankan Sabu dari India Senilai Rp 400 Juta

Regional 11/07/2018, 11:28 WIB Wajah Penyelam Pahlawan yang Selamatkan Tim Sepak Bola Remaja dari Goa

Wajah Penyelam Pahlawan yang Selamatkan Tim Sepak Bola Remaja dari Goa

Internasional 11/07/2018, 11:24 WIB Load MoreSumber: Berita Jakarta

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »