Perupa Unima Gelorakan Lagi Karya Gubernur Jakarta Asal Minahasa Lewat Pameran dan Seminar | Liputan 24 Jakarta
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Perupa Unima Gelorakan Lagi Karya Gubernur Jakarta Asal Minahasa Lewat Pameran dan Seminar

Posted by On 4:39 PM

Perupa Unima Gelorakan Lagi Karya Gubernur Jakarta Asal Minahasa Lewat Pameran dan Seminar

Perupa Unima Gelorakan Lagi Karya Gubernur Jakarta Asal Minahasa Lewat Pameran dan Seminar

Lokakarya (workshop) batik celup ikat juga akan menjadi keseruan para siswa di Kota Tomohon yang akan berlomba menciptakan batik Tomohon

Perupa Unima Gelorakan Lagi Karya Gubernur Jakarta Asal Minahasa Lewat Pameran dan SeminarISTIMEWA

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Henk Ngantung tidak hanya dikenal sebagai Gubernur DKI Jakarta era 1964-1965. Lebih dari itu, pria asal Minahasa tersebut adalah seorang pekerja seni.

Sisi seni pria bernama lengkap Hendrik Hermanus Joel Ngantung itulah yang akan diangkat oleh Maria Budiyatmi, dosen Universitas Negeri Manado sekaligus perup a Sulawesi Utara, dalam pameran tunggal dan seminar nasional bertajuk “Retrospeksi - Aku, Jawa & Minahasa” di Guest House AAB Tomohon pada Senin (5/11/2018).

Seminar sekaligus orasi ilmiah bertema “Mengenal Henk Ngantung dan Karyanya” akan membuka pameran yang berlangsung hingga 10 November mendatang.

Seminar nasional ini menghadirkan Yusuf Susilo Hartono dari Jakarta sebagai narasumber.

Kegiatan ini juga menjadi wujud pengabdian Maria Budiyatmi bagi Unima dan Sulawesi Utara yang akan memasuki masa purna bakti sebagai seorang dosen seni rupa.

Dia juga berharap kegiatan pameran tunggal dapat menjadi tradisi bagi para pendidik di akhir masa tugas.

“Sejatinya pendidikan tidak berhenti ketika sampai pada masa purna tugas. Perupa pendidik idealnya berkarya sepanjang hayatnya. Harapan saya, kegiatan ini menjadi inspirasi bagi teman-teman generasi berikutnya untuk selalu berkarya dan berkarya,” kata dia, Sabtu (3/11/2018).

Kegiatan yang juga didukung Direktorat Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ini tidak hanya menyasar kalangan kampus.

Lebih daripada itu, kegiatan ini juga diisi dengan sejumlah kegiatan menarik bagi para siswa sekolah dan masyarakat umum, termasuk kolektor seni.

Kegiatan yang dimaksud adalah pembuatan batik celup ikat siswa dan guru dari Werdhi Agung, Bolaang Mongondow.

Lokakarya (workshop) batik celup ikat juga akan menjadi keseruan para siswa di Kota Tomohon yang akan berlomba menciptakan batik Tomohon.

Kegiatan selama sepekan juga diisi dengan pameran lukisan, sketsa, desain, dan diskusi.

Beragam seni rupa karyanya serta karya-karya seniman lainnya akan dipamerkan dalam pameran ini.

Selain Kemendikbud dan Unima, kegiatan ini juga mendapat sokongan penuh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tomohon. (*)

Penulis: maximus conterius Editor: maximus conterius Sumber: Tribun Manado Ikuti kami di Video PilihanSumber: Berita Jakarta

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »